Cara Menulis Tinjauan Pustaka yang Efektif: Panduan untuk Peneliti

Daftar Isi

Banyak orang masih menganggap bahwa tinjauan pustaka dan daftar pustaka adalah hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan. Tinjauan pustaka adalah rangkuman dari penelitian-penelitian sebelumnya tentang suatu topik tertentu. Biasanya bagian ini terletak di bab dua dalam karya tulis ilmiah. Di sisi lain, daftar pustaka merupakan kumpulan sumber literatur yang digunakan sebagai referensi, dan biasanya ditempatkan di akhir karya tulis ilmiah.

Untuk menghindari kebingungan dalam menulis tinjauan pustaka, penting untuk memperhatikan penjelasan berikut. Dengan demikian, kamu akan dapat menulis tinjauan pustaka dengan lebih mudah saat membuat karya tulis ilmiah.

Pengertian Tinjauan Pustaka Menurut Para Ahli

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tinjauan pustaka (literature review) adalah ringkasan komprehensif dari penelitian-penelitian sebelumnya tentang suatu topik. Tinjauan literatur ini didasarkan pada penelitian yang relevan. Tinjauan pustaka harus mencakup penyebutan, penjelasan, ringkasan, evaluasi objektif, dan penjelasan lebih lanjut tentang penelitian sebelumnya.

Selain itu, tinjauan pustaka juga dapat diartikan sebagai evaluasi kritis dan mendalam dari penelitian-penelitian sebelumnya. Tinjauan pustaka merupakan bagian yang memberikan panduan praktis tentang suatu topik tertentu. Hal ini sangat berguna bagi mereka yang memiliki waktu penelitian terbatas, karena tinjauan pustaka memberikan gambaran umum tentang penelitian-penelitian serupa yang telah dilakukan.

Tinjauan pustaka juga dapat diartikan sebagai penegasan terhadap batasan-batasan karya tulis ilmiah. Secara umum, inti dari tinjauan pustaka terdapat dalam kata kunci yang terdapat dalam bagian abstrak. Oleh karena itu, penulisan dan penyusunan karya tulis ilmiah harus dilakukan dengan memperhatikan tinjauan pustaka. Berikut adalah pengertian tinjauan pustaka menurut para ahli.

  • Arikunto (2010). Tinjauan pustaka adalah upaya untuk memperoleh bahan-bahan pustaka yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan dilakukan. Melalui tinjauan pustaka, peneliti dapat mempelajari dan mengkaji penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.
  • Sugiyono (2016). Tinjauan pustaka adalah pengumpulan, penelaahan, dan penulisan bahan-bahan pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Tujuan dari tinjauan pustaka adalah untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis penelitian-penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian.
  • Suharsimi Arikunto (2013). Tinjauan pustaka adalah kajian yang dilakukan peneliti untuk mendapatkan informasi tentang hasil-hasil penelitian sebelumnya atau buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan diteliti. Tinjauan pustaka juga berfungsi untuk memperoleh teori atau kerangka pemikiran yang digunakan dalam penelitian.
  • Moleong (2017). Tinjauan pustaka adalah kegiatan mempelajari dan mengumpulkan bahan pustaka yang berhubungan dengan topik penelitian yang akan dilakukan. Tinjauan pustaka dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi penelitian-penelitian yang telah ada serta mendapatkan informasi dan konsep-konsep yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.

Ini menunjukkan bahwa tinjauan pustaka melibatkan pencarian, penelaahan, dan sintesis informasi dari berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Tujuannya adalah untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang penelitian terdahulu, identifikasi kesenjangan penelitian, dan membangun kerangka konseptual atau teoritis yang mendukung penelitian yang akan dilakukan.

Manfaat Tinjauan Pustaka

Manfaat dari adanya tinjauan pustaka dalam suatu karya antara lain:

1. Menguraikan dan mempertimbangkan variabel penelitian untuk mencapai tujuan penelitian.

2. Memberikan batasan penelitian dengan menunjukkan variabel bebas dan terikat yang relevan dan tidak relevan.

3. Memberikan pedoman bagi peneliti dalam menginterpretasikan teknik analisis data yang dikumpulkan dalam penelitian.

4. Memberikan dasar pemikiran kepada peneliti untuk menyimpulkan hasil penelitian sesuai dengan tujuan objektif penelitian tersebut.

Cara Membuat Tinjauan Pustaka dengan Mudah

Ada banyak cara menulis tinjauan pustaka, tetapi yang paling penting adalah dengan melakukannya secara sistematis. Tujuan utamanya adalah untuk menangkap, mengevaluasi, dan menyimpulkan literatur yang ada. Dalam buku “Research Design” karya Creswell, terdapat beberapa cara untuk menulis tinjauan pustaka, yaitu dengan mengidentifikasi kata kunci, melengkapi dengan referensi pendukung, dan menjelaskan secara detail.

Namun, apakah Anda sudah mengetahui apa saja yang harus ada dalam tinjauan pustaka? Tinjauan pustaka harus mencakup studi terdahulu, kerangka teori, kerangka berpikir, dan hipotesis. Tinjauan pustaka menjadi dasar teori dalam melakukan penelitian. Oleh karena itu, tinjauan pustaka atau landasan teori diambil dari berbagai sumber bacaan, seperti buku teks dan jurnal terbaru.

Tinjauan pustaka biasanya terdapat dalam Bab 2 laporan penelitian atau karya ilmiah, seperti skripsi atau tesis. Bagaimana cara membuatnya? Ada tiga langkah dalam membuat tinjauan pustaka, yaitu mengidentifikasi kata kunci, melengkapi dengan referensi pendukung, dan menjelaskannya secara detail dengan mempertimbangkan isi dari tinjauan pustaka.

Berikut adalah 3 langkah kunci dalam membuat tinjauan pustaka:

1. Identifikasi Kata Kunci

Langkah pertama adalah mengidentifikasi beberapa kata kunci penelitian. Kata kunci ini dapat diperoleh saat kamu sedang mengidentifikasi topik penelitian yang akan kamu bahas.

2. Lengkapi dengan Referensi Lain

Setelah mendapatkan kata kunci, lengkapi bahan bacaanmu dengan jurnal, buku, dan sumber referensi lainnya. Hal ini akan membantu kamu mendapatkan bahan-bahan yang relevan untuk ditulis dalam tinjauan pustaka.

3. Jabarkan Selengkap-lengkapnya

Langkah terakhir adalah menjelaskan kata kunci tersebut secara detail. Jabarkan informasi mengenai penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitianmu. Jelaskan secara komprehensif mengenai teori-teori yang digunakan, kerangka berpikir yang akan kamu gunakan, dan hipotesis yang mendasari penelitianmu.

Berikut adalah Cara menulis tinjauan pustaka yang umumnya digunakan:

  1. Pendahuluan
  • Mulailah dengan memperkenalkan topik penelitian yang akan Anda tinjau.
  • Jelaskan pentingnya topik tersebut dan relevansinya dalam bidang penelitian yang lebih luas.
  • Gambarkan tujuan dan ruang lingkup tinjauan pustaka Anda.
  • Sajikan kerangka konseptual atau teoritis yang akan digunakan sebagai landasan penelitian Anda.
  1. Identifikasi Tema atau Topik Utama
  • Identifikasi tema atau topik utama yang muncul dari tinjauan pustaka Anda.
  • Tentukan bagaimana tema-tema tersebut terkait dengan topik penelitian Anda.
  • Jelaskan mengapa tema-tema tersebut relevan dan penting dalam konteks penelitian Anda.
  1. Organisasi dan Struktur
  • Organisir informasi yang Anda kumpulkan berdasarkan tema atau topik yang terkait.
  • Buat subbagian atau subjudul untuk setiap tema atau topik yang akan Anda bahas.
  • Pastikan ada aliran logis antara subbagian-subbagian tersebut.
  1. Kritikalitas dan Sintesis
  • Tinjau dengan kritis setiap sumber pustaka yang Anda masukkan.
  • Identifikasi temuan utama, pendekatan metodologi yang digunakan, dan kontribusi penelitian dari setiap sumber.
  • Sintesis atau ringkasan temuan dari sumber-sumber yang relevan.
  • Jelaskan persamaan, perbedaan, atau kontroversi yang mungkin muncul antara sumber-sumber tersebut.
  1. Keterkaitan dengan Penelitian Anda
  • Jelaskan bagaimana temuan dan penelitian terdahulu terkait dengan penelitian Anda.
  • Identifikasi kesenjangan penelitian yang masih ada atau pertanyaan penelitian yang perlu dijawab.
  • Jelaskan bagaimana penelitian Anda akan memperluas atau mengisi kesenjangan tersebut.
  1. Kesimpulan
  • Ringkaslah tinjauan pustaka Anda dengan menyoroti temuan utama dan kesimpulan yang relevan.
  • Tekankan kontribusi penelitian Anda terhadap pemahaman yang ada dan nilai tambah yang Anda bawa.
  • Sajikan arahan untuk penelitian masa depan yang dapat dilakukan berdasarkan tinjauan pustaka Anda.
  1. Koreksi dan Revisi
  • Lakukan koreksi dan revisi terhadap tinjauan pustaka yang telah Anda tulis.
  • Periksa kesalahan tata bahasa, ejaan, dan kutipan yang mungkin terjadi.
  • Pastikan keselarasan antara tinjauan pustaka dengan tujuan penelitian Anda.

Selama menulis tinjauan pustaka, penting untuk selalu mengutip sumber pustaka yang Anda gunakan dengan benar. Gunakan gaya penulisan referensi yang sesuai dengan panduan gaya yang ditetapkan (misalnya APA, MLA, atau IEEE) untuk menghindari plagiarisme dan memastikan integritas akademik.

Contoh Tinjauan Pustaka Lengkap

Berikut adalah contoh tinjauan pustaka yang diambil dari skripsi “Merajut Kabarayaan” karya Farah Ruqayah, FISIP UI, tahun 2010. Contoh ini hanya merupakan bagian kecil dari tinjauan pustaka yang berisi studi terdahulu, kerangka teori, kerangka berpikir, dan hipotesis.

Untuk melihat contoh tinjauan pustaka lengkapnya, kamu dapat mengaksesnya melalui tautan berikut: [Contoh Tinjauan Pustaka Lengkap]

Dalam Ruang Jurnal, kami menawarkan berbagai macam jasa untuk menemani proses penulisan ilmiah hingga penerbitan jurnal milik Anda. Hubungi Admin RuangJurnal untuk konsultasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap seputar layanan. Lalu, jurnal Anda dapat dipublikasikan dalam jurnal nasional maupun internasional. Tim Ruang Jurnal menjamin keamanan data pemesanan dan pastinya pengerjaan dilakukan dengan profesional.

Kontak Sekarang

Daftar Jurnal

Latest Post

This will close in 20 seconds