Cara Praktis Menulis Artikel Jurnal (3)

Daftar Isi

RuangJurnal.com – Kami melayani jasa Penerbitan Jurnal Sinta untuk berbagai kebutuhan anda, seperti kenaikan pangkat, syarat kelulusan, dan masih banyak lagi. Namun, sebelum itu, anda bisa menyimak bahasan di bawah ini mengenai Cara Praktis Menulis Artikel Jurnal (3)

BAB 3 MENULIS ARTIKEL

A. BAGIAN AWAL

1. JUDUL

■ Bagaimana membuat judul artikel ilmiah?

Judul artikel dapat dibuat mengacu pada judul laporan penelitian, tetapi tidak harus persis sama. Judul dalam laporan penelitian ditulis. lengkap dan terkesan kaku. Sedangkan dalam artikel ilmiah judul dapat dimodifikasi dengan mengangkat topik yang paling penting dan inovatif dalam hasil penelitian. Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat judul adalah:

(a) mencerminkan isi tulisan;

(b) singkat, jelas, padat, dan spesifik;

(c) mudah dimengerti;

(d) menarik dan memotivasi;

 (e) pernyataan, atau pertanyaan;

(f) dapat menggunakan subjudul;

(g) memuat kata kunci;

(h) bentuk frase; dan

(i) seringkas mungkin.

Perbandingan antara judul laporan penelitian dengan judul artike berbasis penelitian seperti tertera pada Tabel 2.

Tabel 2. Perbandingan Antara Judul Laporan Penelitian Dengan Judul Artikel Ilmiah

NoJudul  
 Laporan Penelitian Artikel Ilmiah
1.Hubungan Antara Strategi Belajar Berbasi Aneka Sumber Belajar Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran  Bahasa Indonesia Di Kelas V SD Negeri  XII di Tiga SerangkaiAMengatasi Kesulitan Belajar Dengan Strategi Belajar Berbasis  Aneka Sumber
  BMeningkatkan Hasil Belajar Dengan Menggunakan  Aneka Sumber Belajar
  CAneka Sumber Belajar Dapat Meningkatkan Hasil Belajar
2.Pemanfaatan Buku Sekolah Elektronik SD di Kabupaten Lebak Dalam Rangka Program Wajib Belajar Pendidikan DasarABerbagai Hambatan Dalam Menggunakan Buku sekolah Elektonik
  BKeberhasilan Buku Sekolah Elektronik Mengatasi Kekurangan Sumber belajar Di Sekolah
  CKebermanfaatan Buku Sekolah Dalam Meratakan Kesempatan Memperoleh Pendidikan

Perbandingan pada Tabel 2 menunjukkan hal-hal berikut.

1. Judul laporan penelitian ditulis lengkap, rinci, dan spesifik.

2. Judul artikel ilmiah ditulis tidak terlalu spesifik tetapi juga tidak terlalu umum. Topik yang diangkat berdasarkan pada temuan baru dalam penelitian.

3. Judul laporan dan artikel mengacu pada penelitian yang sama tetapi dengan fokus yang berbeda.

■ Bagaimana bentuk rumusan judul artikel?

1. Dapat menggunakan kata kerja, seperti: Mengatasi Kesulitan Belajar Dengan Strategi Belajar Berbasis Aneka Sumber

2. Dapat dalam bentuk indikatif, seperti:

Kebermanfaatan Penelitian Tindakan Kelas Dalam Meningkatkan Mutu Hasil Pembelajaran

3. Dalam bentuk pertanyaan:

Bagaimana Meningkatkan Minat Baca Siswa?

4. Menggunakan subjudul, misalnya:

Penelitian Tindakan Kelas: Manfaatnya Dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran

■ Apa yang perlu dihindarkan dalam merumuskan judul artikel?

Dalam membuat judul, hindari hal-hal berikut.

  1. Kata-kata yang mengurangi bobot tulisan.

Mis. Beberapa Catatan Tentang…., Sekelumit Mengenai atau Selayang Pandang Tentang….

2. Kata-kata yang tidak perlu seperti Kajian Tentang, dan Studi Mengenai….

Semua penelitian merupakan kajian atau studi sehingga tidak perlu menggunakan kata-kata itu.

3. Singkatan atau akronim yang belum diketahui secara umum atau bermakna ganda, misalnya

a. Yang belum diketahui secara umum:

Dikgutentis: Pendidikan guru dan tenaga teknis

Kudatuli: Kerusuhan duapuluh tujuh Juli

b. Bermakna ganda:

  • KKN singkatan dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme, tetapi juga singkatan Kuliah Kerja Nyata.
  • MA dapat merupakan singkatan Mahkamah Agung tetapi dapat pula singkatan dari Madrasah Aliyah, tetapi singkatan dan akronim yang sudah diketahui secara umum dapat dipergunakan seperti singkatan: SD, SMP, SMA, dan TNI. Akronim: Hardiknas, Rakernas, dan Narkoba.

4. Rumusan yang umum, misalnya: Pengelolaan Kelas, Krisis Ekonomi, dan Kenakalan Remaja. 5. Panjang judul lebih dari 14 kata.

2. Identitas Penulis

  • Bagaimana menuliskan identitas penulis artikel ilmiah?

Di bawah judul artikel dicantumkan identitas penulis yang terdiri atas:

  1. Nama penulis:

(a) ditulis lengkap;

(b) tanpa mencantumkan gelar atau jabatan; dan

(c) kalau penulis lebih dari satu orang, semua nama penulis dicantumkan.

  • Alamat surat elektronik (e-mail):

(a) ditulis lengkap dan

(b) apabila penulis lebih dari satu orang, dicantumkan alamat surat elektronik salah seorang yang dapat dihubungi.

3. Tempat bekerja:

(a) nama lembaga/instansi/institusi/sekolah dan

(b) tanpa alamat.

Contoh judul artikel yang disertai dengan identitas penulis:

Contoh 1. Penulis Tunggal

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN ANEKA SUMBER BELAJAR

Piet Barung

pietbarung@gmail.com SMA Negeri X Kabanjahe

Contoh 2. Penulis Dua Orang

TUMPANG TINDIH PENELITIAN LINTAS PROGRAM STUDI DALAM SKRIPSI MAHASISWA

Bintang Petrus Sitepu & Risona Pandia

risona_stp@yahoo.com FIP Universitas Negeri Jakarta

Contoh 2. Penulis Tiga Orang

MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF

Arihta Ersada, Penalementa Suseno, & Ivonila Meidina

maulidia 13@yahoo.com Universitas Olatearu, Bandar Baru

3. Abstrak

■ Apa yang dimaksud dengan abstrak dalam artikel ilmiah?

Abstrak adalah ringkasan singkat (short summary) yang disajikan sesudah identitas penulis dan sebelum bagian isi artikel. Abstrak berfungsi untuk:

(a) memberikan gambaran umum tentang isi artikel tetapi tidak rinci sehingga pembaca tidak akan mengetahui isi artikel secara utuh tanpa membaca seluruh isi artikel,

(b) menggugah rasa ingin tahu pembaca atas isi artikel, dan

(c) memotivasi pembaca membaca artikel secara keseluruhan.

Abstrak memberikan informasi singkat tentang:

(a) latar belakang,

(b) masalah,

(c) metode penelitian,

(d) kesimpulan, dan

(e) saran.

Abstrak

(a) bukan merupakan ringkasan isi tulisan,

(b) tidak terlalu rinci,

(c) tidak memuat rumus-rumus, dan

(d) tidak terlalu singkat serta tidak terlalu umum.

Abstrak disusun dengan ketetuan

(a) dalam 1 (satu) paragraf,

(b) panjang paragraf berkisar 150-250 kata,

(c) kalimat-kalimat dalam paragraf disusun secara terintegrasi/koheren, dan

 (d) diakhiri dengan tiga sampai lima kata kunci.

Kata-kata kunci

(a) merupakan konsep-konsep penting yang dipergunakan dalam artikel,

(b) berfungsi melengkapi informasi dalam abstrak, dan

 (c) dipilih dari konsep/teori yang dipergunakan.

Untuk jurnal nasional, abstrak dibuat dalam 2 (dua) bahasa: bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak dalam bahasa Inggris memberikan informasi tentang isi artikel kepada mereka yang tidak mengerti bahasa Indonesia tetapi mengerti bahasa Inggris.

TUMPANG TINDIH PENELITIAN LINTAS PROGRAM STUDI DALAM SKRIPSI MAHASISWA

Bintang Petrus Sitepu

risona_stp@yahoo.com

FIP Universitas Negeri Jakarta

Abstrak: Untuk menyelesaikan program S1, mahasiswa dipersyaratkan menulis skripsi mengacu pada penelitian dalam bidang ilmu yang dipelajarinya. Universitas Negeri Jakarta memiliki tujuh Fakultas dan setiap Fakultas memiliki sejumlah Jurusan dan Program Studi. Mahasiswa diwajibkan melakukan penelitian sebagai bahan penulisan skripsi (Latar Belakang). Tumpang tindih topik dan masalah penelitian dapat terjadi antara yang diteliti. oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan dengan Program Studi lain, karena Program Studi lain juga mempelajari topik-topik yang berkaitan proses belajar dan membelajarkan yang menjadi bagian kawasan teknologi pendidikan (Masalah Penelitian). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kesamaan topik dan masalah dalam skripsi mahasiswa UNJ khususnya berkaitan dengan teknologi pendidikan (Tujuan Penelitian). Penelitian ini menggunakan studi dokumen dengan skripsi mahasiswa sebagai sumber data utama. Data dikumpulkan mulai dari tingkat Fakultas, Jurusan, dan Program Studi. Skripsi dikelompokkan berdasarkan topik dan masalah yang diteliti dan skripsi yang berkaitan dengan teknologi pendidikan dipilih secara random dengan pembatasan periode 2011 dan 2012. Data dianalisis menggunakan analisis isi (Metode Penelitian). Hasil penelitian menunjukkan terdapat sejumlah skripsi yang termasuk dalam kawasan teknologi pendidikan, tetapi tidak dibimbing atau melalui persetujuan dosen dengan latar belakang teknologi pendidikan (Hasil Penelitian). Penelitian ini juga memberikan saran mengatasi masalah yang ditemukan dalam penelitian ini (Saran Penelitian).

Kata kunci: penelitian, teknologi pendidikan, skripsi

Abstract: In completing their study, the undergraduate students are required to write the thesis based on a research. The State University of Jakarta has a number of study programs in its Faculties and the students are required to do a research on their fields of the study (Research Background). The research topics and the problems could be overlapped among researches conducted by the students (Problem Statement). This study aimed at finding out the research topics and problems in education technology chosen by the students of the State University of Jakarta for their theses (Research Objective). In doing this research, document study was done by using the students’ theses as the primary data. The theses were selected purposively in the sense that the thesis were identified and grouped on the topic base to be selected randomly. The selected theses were studied using content analysis technique to discover the overlapped topics and problems comparing to education technology field of study (Research Method). The study found out some theses have the topics and problems which are in the field of educational technology but without the acknowledgement of the related expert in educational technology. This study also provides a set of recommendations to avoid the overlapped researches in education technology (Research Recomendation).

Keywords: research, educational technology, thesis 

PEMBERDAYAAN TBM MELALUI DANA BANTUAN SOSIAL UNTUK MEMBANGUN MASYARAKAT MEMBACA

arihtaersada@gmail.com Universitas Olatearu Bandar Baru

Abstrak: Taman Bacaan Masyarakat (TBM) merupakan salah satu sumber belajar yang berada di tengah tengah masyarakat. Untuk menumbuhkembangkan TBM sehingga dapat berfungsi untuk meningkatkan minat baca dan kebiasaan membaca masyarakat, sejak tahun 1992 Pemerintah melalui Direktorat Pendidikan Masyarakat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang sekarang bernama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan dana secara selektif (Latar Belakang). Akan tetapi belum diketahui sejauh mana bantuan sosial itu mencapai tujuannya (Masalah Penelitian). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan perkembangan TBM yang menerima dana bantuan tersebut (Tujuan Penelitian). Penelitian yang dilakukan di empat kabupaten/kota, Propinsi Banten, menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan dalam bulan Juni sampai November 2011 mencakup 7 TBM. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen yang kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif (Metode Penelitian). Hasil penelitian ini menunjukkan, pada umumnya perkembangan TBM yang memperoleh dana bantuan tidak seperti diharapkan dilihat dari pengelolaan, jumlah koleksi, kegiatan, dan jumlah pengunjung. TBM yang bertahan dan berkembang ialah TBM yang didirikan dan dikelola oleh anggota masyarakat yang memiliki motivasi dan idealisme untuk mencerdaskan masyarakat sekitarnya . Penelitian ini memberikan sejumlah saran yang antara lain ialah perlunya meningkatkan, monitoring, dan pengawasan TBM yang memperoleh dana bantuan dari Pemerintah (Hasil Penelitian).

Kata Kunci: Taman Bacaan Masyarakat, dana bantuan sosial, sumber belajar

Abstract: Community Reading Centers (CRC) play an important role in developing the community to become a reading and learning society. The Indonesian Government, therefore, encourages the development of CRCS by providing financial assistance or grant to selected CRCs (Research Background). However, how effective the financial -assistance has not been known properly (Problem Statement). This research aimed at describing the development of CRCs which had received the grant (Research Objective). The research was done in four districts in Banten Province as from June through November 2011 covering seven CRCs. Applying qualitative paradigm, the research collected data using observation, interview, and study document techniques. The data were analyzed qualitatively to draw conclusions and suggestions (Research Method). The research findings show that the development of CRCs received the grant is not as expected (Research Finding). Based on the findings the research suggests the concerned institutions to intensify monitoring and supervision on the CRCs (Research Recomendation).

Keywords: Community Reading Centers, grant, learning resources.

Demikian panduan mengenai mengenai Cara Praktis Menulis Artikel Jurnal (3), apabila membutuhkan layanan pembuatan jurnal sinta untuk menghemat waktu anda. Dapat menghubungi admin ruang jurnal


Sumber: Sitepu, B. P. (2016). Pedoman Menulis Jurnal. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Kontak Sekarang

Daftar Jurnal

Latest Post

This will close in 20 seconds