Jurnal tanpa biaya submission menjadi pilihan bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti yang ingin memublikasikan hasil penelitian tanpa membayar biaya pengajuan naskah. Namun, jurnal tanpa biaya submission tidak selalu sama dengan jurnal tanpa Article Processing Charge (APC). Kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang perlu dipahami sebelum penulis menentukan jurnal tujuan.
Salah satu hal yang sering membingungkan penulis adalah perbedaan antara jurnal tanpa biaya submission dan jurnal tanpa APC. Kedua istilah tersebut sama-sama berkaitan dengan biaya publikasi, tetapi memiliki makna yang berbeda. Jurnal tanpa biaya submission umumnya tidak meminta pembayaran ketika penulis mengirimkan naskah, sedangkan jurnal tanpa APC tidak membebankan biaya pemrosesan artikel setelah naskah diterima untuk diterbitkan.
Perbedaan ini penting dipahami sebelum memilih jurnal tujuan. Sebuah jurnal mungkin menerima naskah tanpa biaya submission, tetapi tetap mengenakan APC setelah artikel dinyatakan diterima. Sebaliknya, ada jurnal yang tidak memungut biaya submission maupun APC sehingga penulis dapat menjalani proses publikasi tanpa membayar kedua jenis biaya tersebut.
Oleh karena itu, memahami kebijakan biaya jurnal menjadi langkah penting sebelum melakukan submit. Artikel ini membahas pengertian jurnal tanpa biaya submission, perbedaannya dengan jurnal tanpa APC, jenis biaya yang mungkin muncul, cara menemukan jurnal yang sesuai, serta tips memeriksa kredibilitas jurnal sebelum mengirimkan manuskrip.

Pengertian Jurnal Tanpa Biaya Submission
Jurnal tanpa biaya submission adalah jurnal ilmiah yang tidak mengenakan biaya kepada penulis ketika mengirimkan naskah untuk dipertimbangkan dalam proses editorial. Istilah submission fee merujuk pada biaya pengiriman atau pengajuan artikel, bukan biaya yang harus dibayarkan setelah artikel diterima untuk diterbitkan.
Dalam proses publikasi ilmiah, penulis biasanya mengirimkan manuskrip melalui sistem pengelolaan jurnal. Naskah kemudian diperiksa oleh editor untuk menilai kesesuaiannya dengan ruang lingkup jurnal, kelengkapan dokumen, dan persyaratan awal lainnya. Jika memenuhi ketentuan, artikel dapat dilanjutkan ke tahap penilaian lebih lanjut, termasuk proses peer review apabila diterapkan oleh jurnal tersebut.
Pada jurnal tanpa biaya submission, penulis tidak perlu membayar biaya khusus hanya untuk mengajukan naskah. Meskipun demikian, kebijakan ini tidak otomatis berarti seluruh proses publikasi gratis. Jurnal masih mungkin mengenakan biaya lain, seperti Article Processing Charge (APC), biaya penerbitan, atau biaya tambahan tertentu sesuai kebijakannya.
Sebagai ilustrasi, seorang mahasiswa mengirimkan artikel hasil penelitian ke jurnal yang tidak mengenakan submission fee. Setelah melalui proses penilaian, artikel tersebut dinyatakan layak diterbitkan. Namun, jurnal meminta pembayaran APC sebelum artikel dipublikasikan. Dalam situasi ini, jurnal tersebut termasuk jurnal tanpa biaya submission, tetapi bukan jurnal tanpa APC.
Karena itu, penulis perlu membedakan biaya pada tahap pengajuan naskah dan biaya pada tahap penerbitan. Pemeriksaan kebijakan biaya sejak awal dapat membantu menghindari kesalahpahaman setelah artikel diterima.
Baca Juga: 100+ Jurnal Terindeks Scopus Gratis Bidang Ilmu Lingkungan
Pengertian Jurnal Tanpa APC
Jurnal tanpa APC adalah jurnal ilmiah yang tidak membebankan Article Processing Charge kepada penulis untuk memproses dan menerbitkan artikel yang diterima. APC biasanya berkaitan dengan biaya pengelolaan publikasi, seperti produksi artikel, pengelolaan platform penerbitan, penyuntingan tertentu, dan penyediaan akses terhadap artikel sesuai model penerbitannya.
Tidak semua jurnal menerapkan APC. Sebagian jurnal memperoleh dukungan pendanaan dari perguruan tinggi, lembaga penelitian, asosiasi ilmiah, organisasi nirlaba, atau sumber lain. Dukungan tersebut dapat membantu jurnal menjalankan kegiatan editorial dan penerbitan tanpa membebankan biaya pemrosesan kepada penulis.
Jurnal tanpa APC dapat ditemukan pada berbagai model publikasi. Salah satunya adalah jurnal Diamond Open Access, yaitu model akses terbuka yang umumnya tidak membebankan biaya publikasi kepada penulis maupun biaya akses kepada pembaca. Namun, jurnal tanpa APC tidak selalu menggunakan model Diamond Open Access karena kebijakan akses dan pendanaannya dapat berbeda.
Sebagai contoh, sebuah jurnal yang dikelola universitas dapat menyediakan artikel secara terbuka dan membiayai operasionalnya melalui dukungan institusi. Penulis tidak membayar APC, sementara pembaca dapat mengakses artikel tanpa biaya berlangganan. Model seperti ini berbeda dari jurnal yang mengenakan APC kepada penulis untuk menyediakan artikel secara terbuka.
Meski demikian, istilah tanpa APC perlu dipahami sesuai cakupan kebijakan jurnal. Penulis tetap perlu memeriksa apakah terdapat biaya lain, seperti biaya halaman, penerjemahan, pencetakan, atau layanan tambahan. Jangan langsung menganggap semua layanan jurnal gratis hanya karena situsnya menyatakan tidak mengenakan APC.
Perbedaan Jurnal Tanpa Biaya Submission dan Jurnal Tanpa APC
Perbedaan utama kedua jenis jurnal tersebut terletak pada tahap ketika biaya dikenakan. Submission fee berkaitan dengan pengajuan naskah, sedangkan APC berkaitan dengan pemrosesan atau penerbitan artikel yang diterima.
Keduanya merupakan komponen biaya yang berbeda. Karena itu, penulis perlu memeriksa kebijakan masing-masing secara terpisah sebelum menentukan jurnal tujuan.
| Aspek | Jurnal tanpa biaya submission | Jurnal tanpa APC |
|---|---|---|
| Pengertian | Tidak mengenakan biaya ketika naskah diajukan | Tidak mengenakan biaya pemrosesan artikel kepada penulis |
| Tahap yang berkaitan | Pengiriman atau pengajuan naskah | Pemrosesan dan penerbitan artikel yang diterima |
| Biaya setelah artikel diterima | Masih mungkin dikenakan | APC tidak dikenakan, tetapi biaya lain perlu diperiksa |
| Akses artikel | Dapat terbuka atau berlangganan | Dapat terbuka atau mengikuti model akses jurnal |
| Hal yang perlu diperiksa | Kebijakan submission fee | Kebijakan APC dan biaya tambahan |
Tabel tersebut menunjukkan bahwa jurnal tanpa biaya submission belum tentu menjadi jurnal tanpa APC. Demikian pula, jurnal yang tidak mengenakan APC tetap perlu diperiksa apakah memiliki biaya pengajuan naskah atau biaya lain.
Untuk memudahkan pemahaman, perhatikan tiga ilustrasi berikut.
- Jurnal A tidak mengenakan biaya submission, tetapi meminta APC setelah artikel diterima.
- Jurnal B mengenakan biaya submission, tetapi tidak membebankan APC setelah artikel diterima.
- Jurnal C tidak mengenakan biaya submission maupun APC.
Contoh tersebut bersifat ilustratif. Kebijakan setiap jurnal dapat berbeda dan dapat berubah, sehingga informasi pada situs resmi jurnal tetap menjadi acuan utama.
Jenis Biaya yang Perlu Diperiksa Sebelum Submit
Memilih jurnal tidak cukup hanya dengan melihat apakah submission fee atau APC tersedia. Penulis perlu memeriksa keseluruhan kebijakan biaya agar dapat memperkirakan kebutuhan dana selama proses publikasi.
Berikut beberapa jenis biaya yang mungkin ditemukan pada jurnal ilmiah.
- Submission fee
Biaya ini berkaitan dengan pengajuan naskah. Tidak semua jurnal mengenakannya. Jika ada, periksa kapan pembayaran dilakukan dan apakah biaya tersebut tetap berlaku apabila naskah ditolak pada pemeriksaan awal.
- Article Processing Charge (APC)
APC umumnya dikenakan untuk pemrosesan dan penerbitan artikel yang diterima. Pada beberapa jurnal, biaya ini berkaitan dengan penyediaan akses terbuka. Besaran dan ketentuannya bergantung pada kebijakan penerbit.
- Biaya halaman atau penerbitan
Sebagian jurnal mungkin mengenakan biaya berdasarkan jumlah halaman atau bentuk penerbitan tertentu. Kebijakan ini tidak berlaku pada semua jurnal, sehingga penulis perlu memeriksa informasi resmi.
- Biaya tambahan
Biaya tambahan dapat mencakup layanan tertentu, seperti pencetakan, penggunaan warna pada versi cetak, penerjemahan, atau penyuntingan bahasa. Pastikan apakah layanan tersebut wajib atau hanya pilihan.
- Biaya akses atau berlangganan
Pada model jurnal berlangganan, pembaca atau institusi dapat membayar untuk mengakses artikel. Biaya ini berbeda dari submission fee dan APC karena tidak selalu dibebankan kepada penulis.
Memahami jenis biaya tersebut membantu penulis menyusun anggaran secara realistis. Jika tujuan utama adalah publikasi tanpa biaya, periksa setiap komponen, bukan hanya satu istilah yang tercantum pada halaman jurnal.
Mengapa Jurnal Tanpa Biaya Publikasi Banyak Dicari?
Jurnal yang tidak membebankan biaya publikasi menjadi pilihan bagi penulis yang memiliki keterbatasan anggaran. Kondisi ini relevan bagi mahasiswa, peneliti pemula, atau akademisi yang tidak memiliki dana khusus untuk membiayai publikasi.
Publikasi ilmiah dapat membutuhkan biaya tambahan di luar penelitian itu sendiri. Penulis mungkin telah mengeluarkan dana untuk pengumpulan data, perjalanan penelitian, pembelian bahan, atau pengolahan hasil. Jika jurnal juga mengenakan APC, total kebutuhan biaya dapat meningkat.
Jurnal tanpa biaya submission membantu penulis mengajukan naskah tanpa pembayaran pada tahap awal. Sementara itu, jurnal tanpa APC membantu mengurangi beban biaya ketika artikel diterima. Jika jurnal tidak mengenakan kedua jenis biaya tersebut, penulis dapat mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan penelitian lain.
Namun, biaya bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih jurnal. Penulis tetap perlu menilai kesesuaian ruang lingkup, kualitas proses editorial, kredibilitas penerbit, dan standar penelaahan. Jurnal gratis yang tidak memiliki proses editorial yang jelas bukan pilihan yang tepat hanya karena tidak meminta pembayaran.
Tujuan utama memilih jurnal adalah menemukan tempat publikasi yang sesuai dengan kualitas dan fokus penelitian. Kebijakan biaya perlu dipertimbangkan bersama mutu ilmiah dan peluang naskah untuk dinilai secara layak.
Cara Menemukan Jurnal Tanpa Biaya Submission dan APC
Menemukan jurnal yang tidak mengenakan biaya memerlukan pemeriksaan yang cermat. Informasi biaya terkadang tersebar di beberapa halaman situs, seperti bagian author guidelines, publication fees, atau frequently asked questions. Karena itu, penulis perlu memeriksa kebijakan secara menyeluruh.
Langkah berikut dapat membantu proses pencarian.
- Tentukan bidang dan topik penelitian
Mulailah dengan menentukan bidang ilmu, fokus penelitian, dan jenis artikel yang akan dikirimkan. Jurnal yang sesuai secara topik akan lebih relevan daripada jurnal yang dipilih hanya karena tidak memungut biaya.
- Cari informasi biaya pada situs resmi
Buka halaman biaya atau pedoman penulis. Cari istilah seperti submission fee, article processing charge, publication fee, page charge, dan no publication fee. Pastikan informasi tersebut berlaku untuk jenis artikel yang akan dikirimkan.
- Periksa kebijakan setelah artikel diterima
Jangan berhenti pada keterangan bahwa pengajuan naskah gratis. Pastikan apakah jurnal mengenakan APC atau biaya lain setelah artikel dinyatakan diterima.
- Verifikasi kredibilitas jurnal
Periksa identitas penerbit, dewan editor, proses peer review, etika publikasi, serta arsip artikel yang telah diterbitkan. Jika jurnal mengklaim terindeks pada basis data tertentu, verifikasi klaim tersebut melalui sumber resmi basis data terkait.
- Simpan bukti kebijakan biaya
Simpan tautan atau salinan informasi biaya yang berlaku ketika penulis melakukan pencarian. Langkah ini membantu penulis merujuk kembali pada ketentuan yang diperiksa dan meminta klarifikasi jika terdapat informasi yang tidak konsisten.

Melalui tahapan tersebut, penulis dapat membandingkan beberapa jurnal secara lebih objektif. Pastikan pula bahwa informasi yang ditemukan masih berlaku karena kebijakan biaya dapat berubah.
Cara Memeriksa Kredibilitas Jurnal Gratis
Istilah gratis tidak otomatis menunjukkan bahwa jurnal memiliki kualitas yang baik. Sebaliknya, jurnal yang mengenakan biaya juga tidak otomatis bermasalah. Kredibilitas jurnal harus dinilai dari proses editorial, transparansi, dan rekam jejak penerbitannya.
Periksa apakah jurnal menjelaskan proses penelaahan naskah secara terbuka. Jurnal yang kredibel biasanya memberikan informasi mengenai ruang lingkup, susunan editor, kebijakan etika publikasi, dan prosedur pengajuan artikel. Penulis juga perlu meninjau artikel yang telah diterbitkan untuk melihat kesesuaian topik dan standar penyajian ilmiahnya.
Jika jurnal mengklaim terindeks Scopus atau Web of Science, periksa langsung melalui sumber resmi pengindeks tersebut. Jangan hanya mengandalkan logo atau pernyataan di situs jurnal. Status pengindeksan dapat berubah, dan klaim yang tidak dapat diverifikasi perlu ditelusuri lebih lanjut.
Waspadai janji penerimaan yang terlalu mudah, jaminan publikasi dalam waktu sangat singkat tanpa penjelasan proses review, atau permintaan pembayaran yang tidak tercantum dalam kebijakan awal. Kondisi tersebut perlu diperiksa sebelum penulis melanjutkan pengiriman naskah.
Pada akhirnya, jurnal yang sesuai adalah jurnal yang memiliki kebijakan transparan, proses editorial yang dapat dipahami, dan ruang lingkup yang relevan dengan penelitian. Biaya publikasi hanyalah salah satu bagian dari penilaian tersebut.
Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Memilih Jurnal
Penulis dapat mengalami kendala ketika memilih jurnal jika hanya berfokus pada biaya atau informasi singkat yang ditemukan melalui mesin pencari. Beberapa kesalahan berikut perlu dihindari agar proses publikasi lebih terencana.
- Menganggap submission gratis berarti publikasi gratis
Tidak adanya submission fee hanya menunjukkan bahwa penulis tidak membayar pada tahap pengajuan. APC atau biaya lain mungkin tetap berlaku setelah artikel diterima.
- Menganggap jurnal tanpa APC selalu menyediakan akses terbuka
Jurnal tanpa APC dapat menggunakan model akses yang berbeda. Periksa apakah artikel dapat dibaca secara terbuka atau hanya tersedia bagi pelanggan dan institusi tertentu.
- Memilih jurnal tanpa memeriksa ruang lingkup
Jurnal gratis yang tidak sesuai dengan bidang penelitian tetap bukan pilihan yang tepat. Kesesuaian topik dan jenis artikel perlu menjadi pertimbangan utama.
- Tidak memeriksa biaya tambahan
Biaya halaman, layanan bahasa, atau kebutuhan lain mungkin memiliki ketentuan tersendiri. Baca seluruh kebijakan biaya sebelum mengirimkan naskah.
- Mempercayai klaim pengindeksan tanpa verifikasi
Klaim pada situs jurnal harus diperiksa melalui basis data resmi. Jangan menentukan pilihan hanya berdasarkan logo pengindeks yang ditampilkan.
Menghindari kesalahan tersebut membantu penulis mengurangi risiko pengeluaran yang tidak direncanakan dan memastikan bahwa jurnal yang dipilih sesuai dengan tujuan publikasi.
Tips Praktis agar Publikasi Tetap Hemat
Penulis dapat mengurangi risiko biaya publikasi dengan merencanakan pemilihan jurnal sejak awal. Persiapan ini penting terutama bagi mahasiswa dan peneliti yang belum memiliki pendanaan khusus.
Mulailah dengan menyusun daftar beberapa jurnal yang sesuai dengan topik penelitian. Catat ruang lingkup, jenis artikel yang diterima, kebijakan submission fee, APC, biaya tambahan, serta informasi pengindeksan jika relevan. Dengan cara ini, perbandingan jurnal menjadi lebih mudah dan tidak hanya bergantung pada satu pilihan.
Setelah itu, baca panduan penulis sebelum menyiapkan dokumen akhir. Naskah yang mengikuti ketentuan jurnal dapat mengurangi kebutuhan perbaikan teknis yang sebenarnya bisa dihindari. Pastikan pula seluruh data, tabel, gambar, sitasi, dan daftar pustaka telah diperiksa.
Jika kebijakan biaya belum jelas, hubungi pengelola jurnal melalui alamat kontak resmi dan mintalah konfirmasi tertulis. Hindari melakukan pembayaran ke rekening pribadi atau melalui saluran yang tidak tercantum dalam informasi resmi penerbit.
Penulis juga sebaiknya tidak terburu-buru memilih jurnal hanya karena menawarkan publikasi gratis. Waktu yang digunakan untuk memeriksa kredibilitas, kesesuaian topik, dan kebijakan editorial dapat membantu mencegah masalah yang lebih besar setelah naskah dikirimkan.
Rekomendasi bagi Mahasiswa dan Peneliti
Bagi mahasiswa yang menyusun skripsi atau tesis, pemilihan jurnal sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan persyaratan akademik dari program studi. Jika publikasi menjadi bagian dari persyaratan kelulusan, pastikan jurnal yang dipilih memenuhi ketentuan kampus, termasuk jenis jurnal dan status pengindeksan jika diwajibkan.
Dosen dan peneliti dapat menyusun daftar jurnal potensial berdasarkan bidang penelitian dan target publikasi. Kebijakan biaya perlu dicatat bersama informasi mengenai ruang lingkup, proses review, waktu pemrosesan yang dinyatakan jurnal, dan reputasi penerbit. Informasi ini membantu proses pemilihan jurnal menjadi lebih sistematis.
Untuk penelitian yang memiliki keterbatasan anggaran, jurnal tanpa APC atau jurnal yang didukung institusi dapat menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Namun, penulis tetap perlu memeriksa apakah model akses, hak cipta, dan ketentuan lisensi jurnal sesuai dengan kebutuhan publikasi.
Sebelum submit, pastikan manuskrip telah melalui pemeriksaan substansi dan teknis. Artikel yang memiliki tujuan jelas, metode yang dapat dipertanggungjawabkan, hasil yang disajikan secara akurat, dan referensi yang konsisten akan lebih siap untuk dinilai. Tidak ada jaminan penerimaan, tetapi persiapan yang baik membantu mengurangi kesalahan yang dapat dihindari.
Baca Juga: Perbedaan Submission Fee dan APC yang Perlu Dipahami Penulis
Kesimpulan
Jurnal tanpa biaya submission adalah jurnal yang tidak mengenakan biaya ketika penulis mengajukan naskah, sedangkan jurnal tanpa APC tidak membebankan biaya pemrosesan artikel kepada penulis setelah naskah diterima. Kedua istilah tersebut memiliki makna berbeda sehingga perlu diperiksa secara terpisah sebelum penulis memilih jurnal tujuan.
Untuk menemukan jurnal yang sesuai, penulis perlu membaca kebijakan biaya pada situs resmi, memeriksa kemungkinan biaya tambahan, menilai kredibilitas penerbit, dan memverifikasi klaim pengindeksan melalui sumber resmi. Pilihan jurnal sebaiknya tidak hanya didasarkan pada biaya, tetapi juga pada kesesuaian ruang lingkup, kualitas editorial, dan persyaratan akademik yang berlaku.
Dengan memahami perbedaan submission fee dan APC, mahasiswa maupun peneliti dapat merencanakan publikasi secara lebih realistis. Pemeriksaan sejak awal membantu mengurangi risiko biaya yang tidak terduga sekaligus memastikan bahwa naskah dikirimkan ke jurnal yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi Anda yang sedang mempersiapkan artikel ilmiah bidang teknik, membutuhkan bantuan analisis data, proofreading akademik, pengecekan similarity, penerjemahan artikel, pemilihan jurnal target, hingga pendampingan submit jurnal Scopus, layanan konsultasi akademik profesional dapat membantu meningkatkan kualitas manuskrip sekaligus memperbesar peluang publikasi pada jurnal bereputasi internasional.










