Perbedaan Submission Fee dan APC yang Perlu Dipahami Penulis

Daftar Isi

Perbedaan submission fee dan APC merupakan hal penting yang perlu dipahami sebelum penulis mengirimkan artikel ke jurnal ilmiah. Kedua istilah ini berkaitan dengan biaya publikasi, tetapi memiliki fungsi dan waktu pembayaran yang berbeda. Jika tidak memahami perbedaannya, penulis dapat keliru memperkirakan anggaran atau menganggap bahwa jurnal yang menerima naskah secara gratis juga menerbitkan artikel tanpa biaya.

Dalam proses publikasi ilmiah, biaya dapat muncul pada beberapa tahap, mulai dari pengajuan naskah hingga penerbitan artikel yang telah diterima. Submission fee biasanya berkaitan dengan biaya pengajuan artikel, sedangkan Article Processing Charge (APC) berkaitan dengan biaya pemrosesan dan penerbitan artikel. Namun, kebijakan setiap jurnal tidak selalu sama sehingga informasi biaya perlu diperiksa melalui situs resmi penerbit.

Bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti, memahami kedua jenis biaya tersebut dapat membantu menentukan jurnal yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anggaran. Pengetahuan ini juga penting ketika penulis mencari jurnal tanpa biaya submission, jurnal tanpa APC, atau jurnal yang tidak membebankan biaya publikasi kepada penulis.

Artikel ini membahas pengertian submission fee dan APC, perbedaan keduanya, contoh penerapan, faktor yang memengaruhi biaya, serta cara memeriksa kebijakan jurnal sebelum melakukan submit. Dengan pemahaman yang tepat, penulis dapat merencanakan publikasi secara lebih realistis tanpa mengabaikan kualitas dan kredibilitas jurnal.

Pengertian Submission Fee dalam Publikasi Jurnal

Submission fee adalah biaya yang dikenakan oleh sebagian jurnal kepada penulis ketika mengajukan naskah untuk dipertimbangkan dalam proses editorial. Biaya ini berkaitan dengan tahap pengiriman artikel, bukan pembayaran atas penerimaan atau penerbitan artikel.

Setelah penulis mengirimkan manuskrip, editor biasanya melakukan pemeriksaan awal untuk menilai kesesuaian topik, kelengkapan dokumen, dan kepatuhan terhadap pedoman jurnal. Jika naskah memenuhi persyaratan awal, artikel dapat dilanjutkan ke tahap penilaian berikutnya, termasuk peer review sesuai kebijakan jurnal.

Pada jurnal yang menerapkan submission fee, penulis mungkin diwajibkan membayar biaya pengajuan sebelum atau ketika naskah diproses. Namun, tidak semua jurnal mengenakan biaya tersebut. Banyak jurnal menerima pengajuan artikel tanpa pembayaran, sehingga penulis perlu memeriksa kebijakan biaya sebelum mengirimkan manuskrip.

Hal penting yang perlu dipahami adalah submission fee tidak selalu dapat dikembalikan apabila artikel ditolak. Ketentuan mengenai pengembalian dana, pembatalan pengajuan, dan waktu pembayaran bergantung pada kebijakan masing-masing jurnal. Karena itu, penulis sebaiknya membaca informasi resmi sebelum menyelesaikan proses pengiriman.

Dengan demikian, submission fee perlu dipahami sebagai biaya pada tahap pengajuan. Pembayaran ini tidak otomatis menjamin artikel diterima, lolos peer review, atau diterbitkan.

Baca Juga: 100+ Jurnal Terindeks Scopus Gratis Bidang Ilmu Lingkungan

Pengertian Article Processing Charge (APC)

Article Processing Charge atau APC adalah biaya yang dibebankan kepada penulis atau pihak yang mendanai penelitian untuk mendukung pemrosesan dan penerbitan artikel yang diterima. Biaya ini umum ditemukan pada sebagian jurnal, terutama jurnal yang menyediakan akses terbuka dengan model pendanaan melalui pembayaran dari penulis atau institusinya.

APC dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan penerbitan, seperti pengelolaan sistem editorial, produksi artikel, penyuntingan tertentu, pengelolaan metadata, pemeliharaan platform, dan penyediaan akses terhadap artikel. Rincian penggunaan biaya bergantung pada model bisnis dan kebijakan penerbit.

Tidak semua jurnal mengenakan APC. Sebagian jurnal memperoleh dukungan dana dari perguruan tinggi, asosiasi ilmiah, lembaga penelitian, organisasi nirlaba, atau sponsor. Dengan dukungan tersebut, jurnal dapat menjalankan proses penerbitan tanpa membebankan APC kepada penulis.

APC juga tidak selalu berarti biaya dibayarkan langsung oleh penulis menggunakan dana pribadi. Dalam sejumlah kasus, pembayaran dapat ditanggung oleh institusi, hibah penelitian, atau program pendanaan publikasi. Oleh sebab itu, penulis perlu memeriksa apakah institusinya memiliki dukungan untuk biaya publikasi.

Sebagai ilustrasi, seorang peneliti mengirimkan artikel ke jurnal akses terbuka tanpa submission fee. Setelah artikel diterima, jurnal meminta pembayaran APC sebesar Rp8.000.000 sebelum artikel diterbitkan. Jumlah tersebut hanya contoh untuk menjelaskan mekanisme pembayaran, bukan tarif standar jurnal ilmiah.

Penulis perlu memastikan besaran APC, mata uang, pajak jika berlaku, dan waktu pembayaran melalui situs resmi jurnal. Informasi ini membantu menghindari kesalahpahaman setelah artikel diterima.

Memahami Perbedaan Submission Fee dan APC

Perbedaan submission fee dan APC terletak pada tujuan serta tahap pembayarannya. Submission fee berkaitan dengan pengajuan naskah, sedangkan APC berkaitan dengan pemrosesan atau penerbitan artikel yang diterima. Keduanya merupakan jenis biaya yang berbeda, meskipun suatu jurnal dapat menerapkan salah satu atau keduanya.

Tabel berikut merangkum perbedaan utama yang perlu diketahui penulis.

AspekSubmission FeeArticle Processing Charge (APC)
TujuanBiaya pengajuan naskahBiaya pemrosesan dan penerbitan artikel
Waktu pembayaranKetika atau sebelum pengajuan diprosesUmumnya setelah artikel diterima, sesuai kebijakan jurnal
Hubungan dengan keputusan editorialTidak menjamin artikel diterimaTidak otomatis menjamin artikel diterbitkan jika persyaratan lain belum terpenuhi
PenerapanHanya pada jurnal yang menetapkannyaBergantung pada model pendanaan dan kebijakan penerbit
Kemungkinan biaya lainAPC atau biaya tambahan mungkin tetap berlakuSubmission fee atau biaya tambahan mungkin juga berlaku
Hal yang perlu diperiksaWaktu pembayaran dan kebijakan pengembalianBesaran APC, pihak pembayar, serta biaya tambahan

Tabel tersebut menunjukkan bahwa penulis tidak boleh menganggap submission fee dan APC sebagai istilah yang sama. Keduanya dapat memiliki kebijakan pembayaran, tujuan, dan ketentuan yang berbeda.

Sebagai contoh, jurnal yang tidak mengenakan submission fee belum tentu bebas APC. Penulis dapat mengajukan naskah tanpa membayar, tetapi tetap perlu membayar setelah artikel diterima. Sebaliknya, jurnal yang tidak mengenakan APC belum tentu menerima pengajuan secara gratis apabila memiliki kebijakan submission fee.

Ada pula jurnal yang tidak mengenakan kedua jenis biaya tersebut. Namun, penulis tetap perlu memeriksa kemungkinan biaya lain, seperti biaya halaman, pencetakan, atau layanan tambahan tertentu.

Contoh Perbedaan Biaya Submission Fee dan APC

Untuk memahami perbedaan kedua biaya tersebut, penulis dapat membandingkan beberapa skenario publikasi. Contoh berikut bersifat ilustratif dan tidak mewakili kebijakan jurnal tertentu.

  1. Jurnal mengenakan submission fee dan APC

Penulis membayar biaya pengajuan ketika mengirimkan naskah. Jika artikel diterima, penulis juga perlu membayar APC sesuai kebijakan jurnal. Dalam situasi ini, penulis perlu memperhitungkan kedua komponen biaya sebelum melakukan submit.

  1. Jurnal tidak mengenakan submission fee, tetapi mengenakan APC

Penulis dapat mengirimkan artikel tanpa membayar pada tahap awal. Namun, setelah artikel diterima, jurnal meminta APC sebagai bagian dari proses penerbitan. Model seperti ini menunjukkan bahwa pengajuan gratis tidak sama dengan publikasi gratis.

  1. Jurnal mengenakan submission fee, tetapi tidak mengenakan APC

Dalam skenario ini, penulis membayar biaya pengajuan, tetapi tidak dikenakan APC setelah artikel diterima. Penulis tetap perlu memastikan apakah terdapat biaya lain yang diwajibkan oleh jurnal.

  1. Jurnal tidak mengenakan submission fee maupun APC

Penulis tidak perlu membayar kedua jenis biaya tersebut. Model ini dapat ditemukan pada jurnal yang didukung institusi atau organisasi tertentu, meskipun kebijakan biaya lain tetap perlu diperiksa.

Keempat skenario tersebut memperlihatkan bahwa kebijakan biaya jurnal dapat berbeda-beda. Karena itu, penulis perlu membaca informasi resmi dan tidak hanya mengandalkan label “gratis” atau “tanpa biaya” yang ditampilkan pada halaman promosi.

Faktor yang Memengaruhi Besaran APC

Besaran APC tidak selalu sama antara satu jurnal dan jurnal lainnya. Perbedaan dapat dipengaruhi oleh penerbit, bidang ilmu, model akses, layanan produksi, dan kebijakan pendanaan. Oleh karena itu, penulis perlu menilai biaya berdasarkan informasi yang benar-benar berlaku pada jurnal tujuan.

Salah satu faktor yang dapat memengaruhi APC adalah model penerbitan. Jurnal akses terbuka yang membebankan biaya kepada penulis dapat menggunakan APC untuk mendukung produksi dan penyediaan artikel secara terbuka. Sementara itu, jurnal yang memperoleh dukungan institusi atau asosiasi dapat memiliki kebijakan tanpa APC.

Faktor lainnya adalah layanan penerbitan yang disediakan. Setiap penerbit memiliki struktur operasional berbeda, termasuk pengelolaan editorial, produksi artikel, pemeliharaan platform, dan pengarsipan digital. Namun, besarnya APC tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya ukuran kualitas jurnal.

Bidang ilmu dan kebijakan penerbit juga dapat berpengaruh terhadap struktur biaya. Karena itu, penulis sebaiknya tidak membandingkan tarif hanya berdasarkan angka tanpa mempertimbangkan cakupan layanan dan kebijakan akses.

Selain itu, beberapa penerbit mungkin memiliki potongan biaya, pembebasan APC, atau program bantuan bagi penulis yang memenuhi kriteria tertentu. Ketersediaan program tersebut bergantung pada kebijakan penerbit dan tidak selalu berlaku untuk semua jurnal.

perbedaan submission fee dan APC

Sebelum memilih jurnal, periksa informasi biaya terbaru pada situs resmi. Jika terdapat ketentuan yang belum jelas, hubungi pengelola jurnal melalui alamat kontak resmi untuk memperoleh konfirmasi tertulis.

Submission Fee dan APC pada Jurnal Open Access

APC sering dikaitkan dengan jurnal open access karena sebagian penerbit menggunakan biaya tersebut untuk mendukung penyediaan artikel yang dapat diakses secara terbuka. Dalam model ini, pembaca umumnya tidak perlu membayar langganan untuk membaca artikel yang diterbitkan secara open access.

Meskipun demikian, tidak semua jurnal open access mengenakan APC. Sebagian menggunakan model Diamond Open Access, yaitu model yang umumnya tidak membebankan biaya publikasi kepada penulis maupun biaya akses kepada pembaca. Operasionalnya dapat didukung oleh universitas, asosiasi ilmiah, atau lembaga lain.

Selain itu, terdapat jurnal berlangganan yang menyediakan opsi open access berbayar untuk artikel tertentu. Dalam model seperti ini, penulis dapat memilih opsi akses terbuka dengan membayar biaya sesuai kebijakan penerbit, sedangkan artikel lainnya mungkin tetap berada di balik sistem langganan.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa status open access dan kebijakan APC merupakan dua hal yang berkaitan, tetapi tidak identik. Penulis perlu memeriksa model akses jurnal, ketentuan hak cipta, lisensi penggunaan, dan biaya yang berlaku sebelum menentukan pilihan.

Jika penulis ingin menerbitkan artikel tanpa biaya, jurnal Diamond Open Access atau jurnal yang tidak mengenakan APC dapat menjadi pilihan untuk ditelusuri. Namun, kredibilitas jurnal, kesesuaian ruang lingkup, dan kualitas proses editorial tetap harus menjadi pertimbangan utama.

Cara Memeriksa Kebijakan Submission Fee dan APC

Pemeriksaan kebijakan biaya sebaiknya dilakukan sebelum penulis mengirimkan naskah. Informasi tersebut biasanya tersedia pada halaman biaya publikasi, pedoman penulis, atau kebijakan penerbit. Jika informasinya tersebar di beberapa halaman, penulis perlu membaca seluruh ketentuan yang relevan.

Berikut langkah yang dapat diterapkan.

  1. Buka situs resmi jurnal

Pastikan situs yang diperiksa merupakan situs resmi jurnal atau penerbitnya. Hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan informasi dari unggahan media sosial atau situs pihak ketiga yang tidak menjelaskan sumbernya.

  1. Cari halaman biaya publikasi

Gunakan istilah seperti “submission fee”, “publication fee”, “article processing charge”, “APC”, atau “author fees”. Periksa apakah biaya berlaku untuk semua jenis artikel atau hanya jenis tertentu.

  1. Periksa waktu pembayaran

Pastikan apakah pembayaran dilakukan ketika naskah diajukan, setelah lolos pemeriksaan awal, setelah artikel diterima, atau pada tahap lain. Informasi ini membantu penulis memperkirakan kebutuhan anggaran.

  1. Baca kebijakan biaya tambahan

Periksa apakah terdapat biaya halaman, pencetakan, penggunaan warna, atau layanan lain. Jangan menganggap biaya tersebut sudah termasuk dalam APC jika tidak dijelaskan secara eksplisit.

  1. Simpan bukti kebijakan

Simpan tautan atau salinan informasi biaya yang berlaku ketika penulis melakukan pemeriksaan. Jika terdapat ketidakjelasan, mintalah konfirmasi tertulis dari pengelola jurnal sebelum melakukan pembayaran.

Melalui langkah tersebut, penulis dapat memahami total kemungkinan biaya dan mengurangi risiko pengeluaran yang tidak direncanakan. Pemeriksaan ini juga membantu memastikan bahwa keputusan publikasi didasarkan pada informasi yang dapat diverifikasi.

Kesalahan Memahami Submission Fee dan APC

Kesalahan dalam memahami biaya publikasi dapat menimbulkan kendala anggaran atau membuat penulis memilih jurnal yang tidak sesuai. Oleh karena itu, beberapa kekeliruan berikut perlu dihindari sejak tahap perencanaan.

  1. Menganggap submission fee sama dengan APC

Kedua biaya memiliki fungsi berbeda. Submission fee berkaitan dengan pengajuan naskah, sedangkan APC berkaitan dengan pemrosesan atau penerbitan artikel. Penulis perlu memeriksa keduanya secara terpisah.

  1. Menganggap pengajuan gratis berarti publikasi gratis

Jurnal yang tidak mengenakan biaya submission mungkin tetap meminta APC setelah artikel diterima. Pastikan seluruh kebijakan biaya telah dibaca sebelum melakukan submit.

  1. Tidak memeriksa biaya tambahan

Biaya halaman, pencetakan, atau layanan tertentu dapat memiliki ketentuan tersendiri. Periksa apakah biaya tersebut wajib, opsional, atau tidak berlaku pada jurnal yang dipilih.

  1. Menganggap APC tinggi menunjukkan kualitas tinggi

Besarnya APC tidak otomatis menunjukkan kualitas editorial atau reputasi jurnal. Penulis tetap perlu menilai proses peer review, dewan editor, kebijakan etika, dan kesesuaian ruang lingkup.

  1. Mempercayai klaim jurnal tanpa verifikasi

Informasi biaya, pengindeksan, dan proses penerbitan harus diperiksa melalui sumber resmi. Jangan melakukan pembayaran berdasarkan janji penerimaan atau informasi yang tidak dapat diverifikasi.

Menghindari kesalahan tersebut membantu penulis membuat keputusan yang lebih terarah. Biaya tetap penting, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya dasar untuk menilai kelayakan jurnal.

Tips Praktis Memilih Jurnal Berdasarkan Biaya

Pemilihan jurnal sebaiknya dimulai dengan menentukan tujuan publikasi dan kriteria yang dibutuhkan. Penulis dapat menyusun daftar jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian, lalu membandingkan biaya dan persyaratan editorial masing-masing.

Buat tabel sederhana yang memuat nama jurnal, kesesuaian topik, submission fee, APC, biaya tambahan, model akses, serta status pengindeksan jika relevan. Dengan cara ini, penulis dapat membandingkan beberapa pilihan secara lebih objektif tanpa hanya terpaku pada biaya terendah.

Selanjutnya, periksa pedoman penulis sebelum menyiapkan dokumen akhir. Pastikan struktur artikel, format sitasi, jumlah kata, dan dokumen pendukung mengikuti ketentuan jurnal. Persiapan yang tepat dapat mengurangi kesalahan teknis yang sebenarnya dapat dihindari.

Jika biaya menjadi kendala, cari informasi tentang pembebasan APC atau bantuan pendanaan publikasi. Beberapa penerbit memiliki kebijakan potongan biaya atau program bantuan berdasarkan kriteria tertentu. Namun, penulis perlu memastikan kelayakan dan ketentuannya melalui situs resmi.

Terakhir, hindari memilih jurnal hanya karena menjanjikan proses cepat atau penerimaan yang mudah. Proses editorial yang transparan dan kesesuaian ruang lingkup tetap penting untuk menjaga kualitas publikasi ilmiah.

Rekomendasi bagi Mahasiswa dan Peneliti

Bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tesis, pemilihan jurnal perlu mempertimbangkan persyaratan akademik dari program studi. Jika publikasi menjadi bagian dari persyaratan kelulusan, pastikan jurnal yang dipilih memenuhi ketentuan kampus, termasuk jenis jurnal dan status pengindeksan jika diwajibkan.

Dosen dan peneliti dapat menyusun daftar jurnal potensial sejak tahap perencanaan manuskrip. Catat kebijakan submission fee, APC, biaya tambahan, waktu pemrosesan yang dinyatakan penerbit, serta informasi kredibilitas jurnal. Perencanaan ini membantu penulis memperkirakan kebutuhan anggaran sebelum artikel dikirimkan.

Jika anggaran terbatas, jurnal tanpa submission fee dan jurnal tanpa APC dapat dipertimbangkan. Namun, pastikan bahwa jurnal tersebut sesuai dengan topik penelitian, memiliki proses editorial yang jelas, dan memenuhi kebutuhan akademik penulis.

Sebelum melakukan submit, periksa kembali isi manuskrip, kualitas data, konsistensi sitasi, dan kepatuhan terhadap pedoman jurnal. Keputusan publikasi tetap berada pada editor dan reviewer, sehingga tidak ada metode yang dapat menjamin artikel diterima hanya karena penulis telah membayar biaya tertentu.

Baca Juga: Jurnal Tanpa Biaya Submission dan Perbedaannya dengan Jurnal Tanpa APC

Kesimpulan

Perbedaan submission fee dan APC terletak pada fungsi serta tahap pembayarannya. Submission fee merupakan biaya pengajuan naskah, sedangkan Article Processing Charge adalah biaya yang berkaitan dengan pemrosesan dan penerbitan artikel yang diterima. Tidak semua jurnal mengenakan kedua jenis biaya tersebut, sehingga penulis perlu memeriksa kebijakan masing-masing sebelum melakukan submit.

Untuk memilih jurnal yang sesuai, penulis perlu memeriksa situs resmi penerbit, memahami waktu pembayaran, meninjau biaya tambahan, dan menilai kredibilitas jurnal. Besarnya biaya tidak otomatis menunjukkan kualitas publikasi. Karena itu, keputusan sebaiknya mempertimbangkan kesesuaian topik, proses editorial, model akses, dan persyaratan akademik.

Dengan memahami perbedaan submission fee dan APC sejak awal, mahasiswa dan peneliti dapat menyusun anggaran publikasi secara lebih realistis serta mengurangi risiko pengeluaran yang tidak terduga. Pemeriksaan yang cermat membantu memastikan bahwa manuskrip dikirimkan ke jurnal yang relevan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi Anda yang sedang mempersiapkan artikel ilmiah bidang teknik, membutuhkan bantuan analisis data, proofreading akademik, pengecekan similarity, penerjemahan artikel, pemilihan jurnal target, hingga pendampingan submit jurnal Scopus, layanan konsultasi akademik profesional dapat membantu meningkatkan kualitas manuskrip sekaligus memperbesar peluang publikasi pada jurnal bereputasi internasional.

Kontak Sekarang

Daftar Jurnal

Latest Post

This will close in 20 seconds