Struktur Artikel Prosiding yang Harus Anda Perhatikan

Daftar Isi

Setelah Anda memahami apa itu prosiding, maka Anda juga harus mengetahui struktur dari artikel prosiding. Mengetahui struktur dari jurnal prosiding menjadi salah satu hal yang sangat penting. Hal ini menjadi sangat penting karena apabila Anda mendapat kesempatan untuk menulis artikel prosiding, maka Anda sudah mengetahui format penulisan yang benar. Lalu, bagaimana sih struktur artikel prosiding yang benar? Artikel kali ini akan menjelaskan tentang struktur artikel prosiding.

struktur artikel prosiding

Struktur Artikel Prosiding yang Harus Anda Perhatikan

Walaupun tingkatan ilmiahnya tidak setinggi artikel jurnal, namun penulisan artikel prosiding juga tidak boleh ditulis sembarangan. Ada aturan yang harus Anda perhatikan dalam penulisan artikel prosiding. Bagaimana struktur artikel prosiding yang benar? Berikut adalah struktur dari artikel prosiding.

Identitas Artikel

Bagian yang pertama kali akan Anda temui adalah bagian identitas artikel. Identitas artikel ini berisi judul dari artikel tersebut dan juga identitas dari penulis artikel. Untuk judul artikel tidak boleh ditulis lebih dari 15 kata. Setiap seminar pasti memiliki aturan yang berbeda-beda dalam penulisan judul, ada yang ditulis dalam huruf kapital dan ada juga yang tidak. Namun, pada umumnya judul ditulis dalam huruf kapital. Untuk penulisan identitas penulis, aturannya sama seperti dalam penulisan artikel ilmiah yaitu nama belakang penulis diletakkan didepan.

Abstrak dan Kata Kunci

Bagian selanjutnya adalah bagian abstrak dan kata kunci. Pada bagian abstrak ini Anda perlu menuliskan secara singkat dan umum tentang isi dari artikel yang Anda tuliskan. Abstrak bisa ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris, sesuai dengan aturan dari seminar tersebut. Untuk penggunaan kata kunci, kebanyakan hanya mengijinkan 5 kata kunci saja.

Pendahuluan Artikel

Struktur artikel prosiding yang tak kalah penting adalah bagian pendahuluan. Bagian pendahuluan ini terdiri dari latar belakang, tinjauan pustaka, dan juga metode penelitian. Pada bagian latar belakang Anda akan diminta untuk menjelaskan latar belakang dari penelitian yang dilakukan. Selanjutnya adalah bagian tinjauan pustaka atau bisa juga disebut dengan kajian pustaka. Bagian ini membicarakan tentang review dari referensi yang digunakan dalam artikel yang sedang ditulis. Selanjutnya adalah metode penelitian, bagian ini menjelaskan tentang metode apa yang digunakan baik dalam pengambilan data dan juga dalam penelitian.

Pembahasan Artikel

Bagian paling penting dari sebuah artikel prosiding adalah pada bagian pembahasan atau pada isi artikel. Pada bagian ini Anda akan mengemukakan argument Anda dan juga hasil dari penelitian ataupun hasil dari seminar yang ada. Pada bagian ini Anda akan banyak memasukkan referensi, sehingga Anda perlu memberikan sitasi. Dari banyaknya jenis sitasi, sitasi yang biasanya digunakan adalah APA.

Penutup Artikel

Bagian terakhir dari sebuah artikel prosiding adalah bagian penutup. Bagian ini berisi kesimpulan dari penelitian dan juga daftar pustaka. Pada bagian kesimpulan Anda harus menuliskan tentang kesimpulan dari hasil penelitian dan juga argumen yang Anda tuliskan dalam artikel. Bagian daftar pustaka adalah bagian dimana Anda bisa menuliskan referensi apa saja yang Anda gunakan dalam artikel yang Anda tulis. Anda bisa menuliskan daftar pustaka secara manual, atau Anda juga bisa menggunakan reference manager software.

Berikut adalah struktur dari artikel prosiding yang harus Anda perhatikan. Dengan mengetahui struktur penulisan yang benar, maka Anda bisa menghasilkan artikel prosiding yang baik. Apabila Anda mengalami kesulitan selama proses penulisan artikel prosiding, Anda bisa menghubungi tim Ruang Jurnal. Tim dari Ruang Jurnal siap membantu Anda dalam proses penulisan artikel, baik untuk jurnal ataupun prosiding.  

Kontak Sekarang

Daftar Jurnal

Latest Post

This will close in 20 seconds